Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ciri-ciri Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Metode Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan  dari orang-orang  dan prilaku yang dapat  diamati, demikianlah pendapat  Bogdan dan Guba,. Fraenkel dan Wallen menyatakan bahwa penelitian yang mengkaji kualitas hubungan, kegiatan, situasi, atau material disebutpenelitian kualitatif, dengan penekanan kuat pada deskripsi menyeluruh dalam menggambarkan rincian segala sesuatu yang terjadi pada suatu kegiatan atau situasi tertentu.



Ciri- ciri pokok Penelitian Kualitatif :

Naturalistic inquiry yaitu mempelajari situasi dunia nyata secara alamiah, tidak melakukan manipulasi,; terbuka pada apapun yang timbul.
  1. Inductive analysis yaitu mendalami rincian dan kekhasan data guna menemukan  kategori, dimensi, dan kesaling hubungan.
  2. Holistic perspective yaitu seluruh gejala yang dipelajari dipahami sebagai sistem yang kompleks lebih dari sekedar penjumlahan bagian-bagiannya.
  3. Qualitative data yaitu deskripsi terinci, kajian/inkuiri dilakukan secara mendalam
  4. Personal contact and insight yaitu peneliti punya hubungan langsung dan bergaul erat dengan orang-orang, situasi dan gejala yang sedang dipelajari.
  5. Dynamic systems yaitu memperhatikan proses; menganggap perubahan bersifat konstan dan terus berlangsung baik secara individu maupun budaya secara keseluruhan.
  6. Unique case orientation  yaitu menganggap setiap kasus bersifat khusus dan khas.
  7. Context Sensitivity yaitu menempatkan temuan dalam konteks sosial, historis dan waktu.
  8. Emphatic Netrality yaitu  penelitian dilakukan secara netral agar obyektif tapi bersifat empati
  9. Design flexibility yaitu desain penelitiannya bersifat fleksibel, terbuka beradaptasi sesuai perubahan yang terjadi (tidak bersifat kaku)
Moleong mengemukakan sebelas karakteristik penelitian kualitatif yaitu :
  1. Latar alamiah (penelitian dilakukan pada situasi alamiah dalam suatu keutuhan)
  2. Manusia sebagai alat (Manusia/peneliti merupakan alat pengumpulan data yang utama)
  3. Metode kualitatif (metode yang digunakan adalah metode kualitatif)
  4. Anslisa data secara induktif (mengacu pada temuan lapangan)
  5. Teori dari dasar/grounded theory (menuju pada arah penyusunan teori berdasarkan data)
  6. Deskriptif (data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka)
  7. Lebih mementingkan proses daripada hasil
  8. Adanya batas yang ditentukan oleh fokus (perlunya batas penelitian atas dasar fokus yang timbul sebagai masalajh dalam penelitian)
  9. Adanya kriteria khusus untuk keabsahan data (punya versi lain tentang validitas, reliabilitas dan obyektivitas)
  10. Desain yang bersifat sementara (desain penelitian terus berkembang sesuai dengan kenyataan lapangan)
  11. Hasil penelitiaan dirundingkan dan disepakati bersama (hassil penelitian dirundingkan dan disepakati bersama antar peneliti dengan sumber data)

Metode Penelitian Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif pada umumnya di bagi menjadi 2. Pertama, penelitian eksperimental yang dapat di pilih menjadi eksperimen kuasi, subjek, tunggal dan sebagainya. Kedua, penelitian non-eksperimental yang berupa penelitian deskriptif, historis, dan ex-post facto, dan sebagainya.

ciri –ciri metode penelitian kuantitatif

  1. Metode penelitian kuantitatif dilakukan untuk mngukur satu atau lebih variable penelitian. Lebih dari itu penelitian kuantitatif dilakukan untuk mengukur hubungan atau korelasi atau pengaruh antara dua variabel atau lebih
  2. Metode penelitian kuantitatif Permasalahan penelitiannya adalah menanyakan tentang tingkat pengaruh atau keeratan hubungan antara dua variabel atau lebih
  3. Penelitian muantitatif dilakukan untuk menguji teori yang sudah ada yang dipilih oleh peneliti
  4. Metode penelitian kuantitatif memfungsikan teori sebagai titik tolak menemukan konsep yang terdapat dalam teori tersebut, yang kemudian dijadikan variabel.
  5. Penelitian kuantitatif menggunakan hipotesis sejak awal ketika peneliti telah menetapkan teori yang digunakan.
  6. Penelitian kuantitatif lebih mengutamakan teknik pengumpulan data kuesioner.
  7. Penelitian kuantitatif penyajian datanya berupa table distribusi pilihan jawaban para responden yang ditentukan oleh peneliti berupa angka.
  8. Penelitian kuantitatif menggunakan prespektif etik, yaitu data yang dikumpulkan dibatasi atau ditentukan oleh peneliti dalam hal pilihan indicator atau atribut variabel bai jumlah maupun jenisnya.
  9. Metode penelitian kuantitatif menggunakan definisi operasionalisasi kerana hendak mengukur variabel, karena definisi operasional pada dasarna merupakan petunjuk untuk mengukur variabel
  10. Penelitian kuantitatif penentu ukuran jumlah responden atau sampel dengan menggunakan presentase, rumus atau table populasi-sampel, sebagai penerapan prinip keterwakilan.
  11. Peneliti kuantitatif menggunakan alur penarikan kesimpulan berproses secara deduktif, yaitu konsep, variabel ke data.
  12. Metode penelitian kuantitatif instrument penelitiannya berupa kuesioner atau angket, yang juga berfungsi sebagai teknik pengumpulan data
  13. Analisis yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dilakukan setelah data terkumpul, dengan menggunakan perhitungan angka-angka atau analisis statistic.
  14. Penelitian kuantitatif kesimpulannya berupa timgkat hubungan antar variabel, sedangkan dalam penelitian kualitatif kesimpulannya berupa temuan konsep yang tersembunyi di balik data rinci berdasarkan interpretasi atau kesepakatan dari para responden atau informan.

Post a Comment for "Ciri-ciri Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif"