--Advertisement--
Analisis frekuensi merupakan Analisa yang digunakan untuk menghitung frekuensi pada variable, menampilkan dan mendeskripsikan data yang terdiri dari satu variable saja.  Agar lebih jelas fungsi dan ourput dari analisis ini selanjutnya mari kita lihat contoh kasus di bawah ini :

Seorang peneliti ingin menganalisis frekuensi mengenai gaya kepemimpinan di suatu perusahaan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang . data-data yang didapat adalah sebagai berikut : Dari data diatas akan dianalisis secara frekuensi dengan menampilan grafik histogram.


Langkah – langkah analisis pada SPSS 25 adalah sebagai berikut : 
  • Buka program SPSS.
  • Pada halaman SPSS 25 yang sudah dibuka klik variable view.
  • Kemudian kita akan buat variable. Pada kolom Name ketik Gaya Kepemiminan, pada Decimals ganti menjadi 0, pada label ketik Gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja. Pada kolom Values, buat value 1=Sangat Tidak Setuju, 2 = Tidak Setuju 3 = Netral 4 = Setuju, dan 5 = Sangat Setuju. Untuk kolom lainnya memakai isian default. Untuk lebih jelas bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
  • Saat mengisi value maka akan muncul dialog seperti pada gambar di bawah ini, value diisi nilai pada kuisioner, label diisi keterangan misalnya setuju, tidak setuju dan lain-lain. Setelah itu klik add sampai semua skalanya masuk, kemudian klik ok.

  • Jika sudah diisi semua tampilan akan seprti ini.

  • Setelah semua variable data diisi, masuk ke data view, selanjutnya isikan data dari responden.

  • Selanjutnya kita akan memulai menganalisa frekuensi, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Klik Analyze >> Descriptive Statistics >> Frequencies. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

  • Setelah itu akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini:

  • Masukan variable Gaya Kepemimpinan kedalam kotak variable dengan klik tanda panah yang ada di tengah. 

  • Sebelum kita lanjut, terlebih dahulu klik statistics. Maka akan terbuka kotak dialog seperti dibawah ini :

  • Beri tanda centang pada kolom, Percentile Values, Central Tendency, dispersion, dan distribution. Lalu klik continue. Perhatikan gambar dibawah ini :

  • Selanjutnya klik tombol chart untuk memilh chart type yang diinginkan. Maka akan terbuka dialog seperti gambar berikut. Sebagai contoh kita akan menampilkan histogram. Pilih histogram klik Continue.

  • Setelah itu akan kembali ke dialog semula, klik OK untuk menampilkan output dari Analisa frekuensi.



Post a Comment

 
Top