Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Prinsip Dasar dan Tutorial Analisis Covariance atau ANCOVA (Analysis of Covariance)

ANCOVA merupakan teknik analisis yang berguna untuk meningkatkan presisi sebuah percobaan karena didalamnya dilakukan pengaturan terhadap pengaruh peubah bebas lain yang tidak terkontrol. ANCOVA digunakan jika peubah bebasnya mencakup variabel kuantitatif dan kualitatif. Dalam ANCOVA digunakan konsep ANOVA dan analisis regresi. Peubah-peubah dalam ANCOVA dan tipe datanya ada lah sebagai berikut

Y (peubah respon/Dependent) berupa data Kuantitatif (kontinu)
X (peubah bebas.Independent ) Kuantitatif (disebut covariate) atau Kualitatif/kategorik (disebut treatment/perlakuan/faktor)

Tujuan ANCOVA adalah untuk mengetahui/melihat pengaruh perlakuan terhadap peubah respon dengan mengontrol peubah lain yang kuantitatif 

Dalam ANCOVA terdapat 2 tipe Dekomposisi (penguraian) jumlah kuadrat yang biasa digunakan, yaitu SS Type I dan SS Type III. Perbedaaan kedua tipe dekomposisi tersebut adalah sebagai berikut.

Type I :
Dalam SS Type I, proses dilakukan dengan memasukkan covariate ke dalam persamaan/model terlebih dahulu dan diasumsikan covariate memiliki hubungan linier dengan peubah respon. Sehingga pengujian hipotesis hanya dilakukan satu kali yaitu untuk mengetahui pengaruh perbedaaan kategori perlakuan terhadap peubah respon.

Type III :
Dalam SS Type I, proses dilakukan tanpa didasari asumsi apapun, apakah covariate atau perlakuan yang masuk ke dalam persamaan/model terlebih dahulu. Sehingga pengujian hipotesis dilakukan dua kali yaitu untuk mengetahui adanya hubungan linier antara covariate dengan peubah respon dan untuk mengetahui pengaruh perbedaaan kategori perlakuan terhadap peubah respon. (default dalam SPSS adalah SS Type III)

Informasi pokok yang diperoleh adalah pengujian hipotesis untuk mengetahui apakah adahubungan linier antara covariate dengan peubah respon dan untuk mengetahui pengaruh perbedaaan perlakuan terhadap peubah respon.
Pengujian untuk mengetahui hubungan linier antara covariate dengan peubah respon, dengan menghilangkan pengaruh perlakuan

Hipotesis
H0 : (Tidak ada hubungan linier antara covariate dengan peubah respon) H1 :  (Ada hubungan linier antara covariate dengan peubah respon)

Kriteria Keputusan
Jika angka Sig.>0.05 maka H0 tidak ditolak, yang berarti tidak  hubungan  linier antara covariate dengan peubah respon.
Jika angka Sig.<0.05 maka H0 ditolak, yang berarti hubungan linier antara
covariate dengan peubah respon.
Pengujian untuk mengetahui pengaruh perbedaaan perlakuan terhadap peubah respon, dengan menghilangkan pengaruh covariate

Hipotesis
H0 : (Tidak ada pengaruh perbedaaan perlakuan terhadap peubah respon)
H1 : sekurang-kurangnya ada satu
(Ada pengaruh perbedaaan perlakuan terhadap peubah respon) Kriteria Keputusan
  • Jika angka Sig.>0.05 maka H0 tidak ditolak, yang berarti tidak ada pengaruh perbedaan perlakuan terhadap peubah respon.
  • Jika angka Sig.<0.05 maka H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh perbedaan perlakuan terhadap peubah respon.

Tutorial Analisis ANCOVA dengan SPSS


Post a Comment for "Prinsip Dasar dan Tutorial Analisis Covariance atau ANCOVA (Analysis of Covariance)"